PROBLEM SOLVING A3 REPORT

A3 Problem Solving Reports - Dalam menyelesaikan permasalahan atau sebuah project dalam penerapan lean manufacturing sudah semestinya menggunakan visual yang dapat dimengerti oleh semua pihak. A3 report merupakan salah satu visual management yang digunakan bukan hanya sebagai laporan akan tetapi dapat pula digunakan sebagai salah satu rencana kegiatan dari aktivitas perbaikan.


Kata A3 sendiri sebenarnya diambil dari ukuran kertas yang umum digunkan untuk menulis laporan, akan tetapi dalam penerapan lean manufacturing A3 ini digunakan sebagai alat lean untuk membuat sebuah laporan hasil project maupun usulan. A3 report banyak digunakan sebagai alat untuk penyampaian rencana/usulan maupun pelaporan sebuah aktivitas dari problem solving, seperti Kaizen, Hosin Kanri (Policy Deployment), VSM dan sebagainya.


A3 Report memiliki beragam "gaya" dan masing-masing "gaya" tersebut tergantung dari cara penerapan dari problem solving A3 report di perusahaan. Mengacu kepada alur cara baca dari A3 reports sebenarnya tidak jauh berbeda antara satu dengan lainnya, karena setiap A3 report akan menggunakan PDCA Cycle sebagai alur DMAIC dari pembuatannya.


METODE DMAIC DALAM PEMBUATAN A3 REPORT PROBLEM SOLVING

DMAIC merupakan metode yang digunakan oleh Motorola, dalam meningkatkan proses produksi, kata DMAIC merupakan singkatan dari Define, Measure, Analyze, Improve dan Control.

Define.

Merupakan cara bagaimana suatu masalah diidentifikasi dengan mendalami penyebab dari timbulnya permasalahan tersebut. Dalam pembuatan problem solving A3 Report, define ini mencakup dari latar belakang permasalahan yang akan diselesaikan juga mencakup mengapa hal tersebut menjadi masalah.

Measure.

Merupakan gambaran awal mula dan kondisi terkini dari suatu masalah. Dalam pembuatan Problem solving A3 report, umumnya menggunakan grafik yang menunjukan kondisi saat ini dengan measurment target sehingga akan terlihat GAP antara target dan pencapaian saat ini.

Analyze.

Untuk proses analisa/analyze, merupakan mengetahui lebih mendalam tentang bagaimana masalah tersebut diinvestigasi dan solusi apa yang ditawarkan. Dalam pembuatan A3 report problem soving, biasanya dituangkan sebagai refleksi terhadap aktivitas yang telah dilakukan dengan hasil yang didapat serta rasional aktivitas pencapaian target.

Improve.

Merupakan suatu cara dalam pembuatan rencana rencana dari aksi yang akan dilakukan untuk menyelesaikan permaslahan. Dalam A3 Reports pembuatan rencana kegiatan ini harus mencantumkan poin-poin penting seperti, Goal, Rencana kegiatan, Penanggung jawab, dan waktu pelaksanaan.

Control.

Adalah kegiatan dari tindak lanjut rencana aksi yang akan atau telah dilakukan. Dalam pembuatan A3 reports ini, control berperan sebagai measurment serta pengidentifikasian isu-isu yang tidak dapat diselesaikan.

Berikut ini adalah contoh dari pembuatan A3 Report Problem Solving.


Problem Solving A3 Report



Kesimpulan: Pembuatan Problem solving A3 report dimaksudkan agar setiap kegiatan diikuti dan difahami oleh setiap karyawan. Pembuatan A3 Report tidak harus menggunakan kertas A3, anda dapat menggunakan kertas lain. Poin penting dari A3 report adalah bagaimana cara anda membuat banyaknya aktivitas kegiatan penyelesaian masalah melalui perbaikan berkelanjutan yang dituangkan dan diringkar menjadi selembar kertas laporan.


Dalam pembuatan A3 Report problem solving, baik itu untuk proposal maupun laporan aktivitas perbaikan, sebaiknya diinformasikan dan di share ke pihak-pihak terkait, agar dalam pelaksanaannya terjadi sebuah kerjasama tim yang solid dan A3 report akan menjadi sesuatu yang bernilai dan bukan hanya sebatas paper work.


Demikian Coretan Lean tentang A3 Reports Problem Solving semoga bermanfaat anda yang sedang membutuhkan referensi pembuatan laporan A3 dalam penyelesaian permaslahan produksi maupun aktivitas perusahaan dengan menerapkan sistem lean.
Terimakasih atas kunjungan anda, silahkan tambahkan di kolam komentar jika ada pembahasan ataupun masukkan yang ingin disampaikan.




Post a Comment for "PROBLEM SOLVING A3 REPORT"